Mari Mengenal Simbol-Simbol Obat

Di Ilmu Pengetahuan 1531 views

Sering sakit dan sering membeli obat di warung terdekat? Sudah pasti anda akan melakukannya jika kepepet. Namun sebenarnya, ada batasan-batasan obat apa saja yang boleh dijual bebas dan obat apa saja yang harus ditebus dengan resep dokter, atau bahkan hanya apotek saja yang boleh menjualnya. Sebelum anda tergesa-gesa mencari obat di pasaran, ada baiknya anda mengenal terlebih dahulu golongan-golongan obat dan simbol-simbolnya. Sehingga kita dapat terhindar dari obat yang belum waktunya kita minum, alias hanya dengan minum obat yang ringan saja kita sudah dapat sembuh sebenarnya. Pernahkah anda memperhatikan simbol-simbol obat yang terdapat di kulit luar obat? Umumnya ada tiga warna dalam simbol obat. Lingkaran berwarna hijau, lingkaran berwarna biru, dan lingkaran berwarna merah dengan huruf K didalamnya. Lantas apa arti itu semua?

– Obat dengan simbol lingkaran berwarna hijau artinya adalah obat bebas. Obat bebas adalah obat yang dapat dijual dan digunakan secara bebas. Sekalipun anda tidak sakit, umumnya tetap boleh menggunakan obat jenis ini. Biasanya yang termasuk dalam jenis ini adalah berbagai multivitamin, maupun vitamin per satuan. Contoh vitamin A, Vitamin C, dll.

– Obat dengan simbol lingkaran berwarna biru artinya adalah obat bebas terbatas. Obat tersebut bebas dijual di toko-toko obat (tidak sembarang warung atau toko) tetapi penggunaannya terbatas. Terbatas disini maksudnya adalah obat-obat ini hanya digunakan sesuai indikasi yang anda alami. Contohnya adalah kombinasi parasetamol dengan pseudoephedrine yang kebanyakan digunakan sebagai obat flu. Contoh lain adalah GG sebagai obat batuk berdahak, dll. Tentunya anda harus memperhatikan dosis yang anda konsumsi untuk indikasi yang anda alami. Obat-obatan jenis ini tentunya mengandung efek samping yang patut diwaspadai jika penggunaannya tidak sesuai dengan indikasi.

-Obat dengan simbol lingkaran merah dengan huruf K didalamnya. Obat jenis ini adalah obat keras. Obat jenis ini tidak akan anda temui di warung ataupun toko-toko obat non apotek. Umumnya obat ini akan dikeluarkan jika terdapat resep dokter yang menyertai. Contoh paling umum dari obat jeis ini adalah antibiotik baik salep, tablet, maupun injeksi. Penggunaannya pun membutuhkan pengawasan dokter. Anda harus dan wajib mengingat satu hal bahwa dalam penggunaan antibiotik, anda harus menghabiskannya. Minimal dokter akan meresepkan anda antibiotik untuk 3-5 hari ke depan. Sekalipun anda telah merasa baikan,anda tetap harus meminumnya hingga habis untuk mengurangi risiko resistensi yang terjadi. Mengapa bisa terjadi resistensi? Anggap saja anda sedang memotong pohon secara bertahap dari waktu ke waktu. Apa yang terjadi jika akar pohon tersebut belum sepenuhnya anda singkirkan? Tentu pohon tersebut akan tumbuh lagi bukan?Konsep ini juga berlaku pada penggunaan antibiotik.

Tags: #mengenal #obat

Penulis: 
Seseorang yang menggemari dunia.kesehatan dan financial :) Berharap dapat menjadi orang penting yang bermanfaat bagi sesama :D
Penyebab dan gejala sifilis yang harus diketahui
Penyebab dan gejala sifilis yang harus diketahui
Sifilis dapat disembuhkan jika dideteksi secara dini,
Kehamilan dan Segala Keluhannya yang Patut Disyukuri
Bagaimana reaksi anda ketika tahu anda hamil?
Coklat, Si Manis dengan Sejuta Manfaat
Apakah anda penggemar coklat? coklat yang akam
Alasan Wanita Selalu Ingin Tampil Cantik
Istilah kecantikan sudah ada sejak jaman dahulu

Tinggalkan pesan "Mari Mengenal Simbol-Simbol Obat"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Top