Musim Hujan, Bukan Alasan untuk Malas Mandi

Musim hujan telah tiba! Saatnya menyediakan mantel, payung, sepatu boots yang kedap air dan bermacam-macam menu instan yang bisa dibuat dengan praktis di rumah. Hal ini disebabkan oleh malasnya anda keluar rumah di kala hujan apalagi hanya demi mencari sesuatu yang mengenyangkan perut. Musim ini juga saatnya anda menambah koleksi film anda dan memperkencang internet anda agar tidak bosan di rumah. Di kantor pun anda harus menyediakan banyak hal, mulai dari membawa cadangan sandal jepit dan minyak angin, serta membawa jaket ekstra jika ruang kerja anda full AC. Lantas, apakah musim hujan ini bisa jadi alasan yang tepat juga untuk tidak mandi seperti hari-hari biasanya? Coba pikirkan lagi keputusan anda.

Musim hujan bukan jadi alasan bagi anda untuk malas mandi. Jika sehari hanya mandi satu kali mungkin masih termaafkan, tetapi jika sampai berhari-hari tidak mandi tentu lain lagi ceritanya. Apalagi jika anda bekerja di kantor full AC dan selalu duduk di belakang meja. Efek samping yang terjadi adalah area intim anda menjadi lembab. Belum lagi ketika pulang anda kehujanan sehingga membuat area itu makin lembab. Mobilitas ke toilet yang cukup sering akibat cuaca dingin juga menambah kelembaban di area tersebut. Apa bahayanya? Tak jarang selangkangan anda menjadi gatal. Gatal disini bisa saja ruam, tetapi kebanyakan adalah jamur. Nah, bisa anda bayangkan jika jamur menginfeksi area selangkangan anda. Ketika anda garuk, penyebaran sporanya menjadi semakin luas, luas, dan meluas. Pengobatan jamur juga tidak sesederhana yang anda pikirkan. Beberapa obat bisa digunakan seperti ketokonazole. Terkadang tidak semua jenis jamur cocok dengan obat ini. Sedangkan pengobatan menggunakan Amphotericin B memakan waktu hingga sebulan. Bagaimana jika kurang dari sebulan sudah tidak gatal lagi? Itu hanya reaksi pulih sementara. Pada kenyataannya spora jamur masih tertinggal disitu. Dengan kata lain, akar jamur itu sendiri belum tercabut sempurna. Bisa saja gatal itu kembali menyerang sewaktu-waktu dan anda harus mengubah obat dan dosis anda karena jamur itu sudah berevolusi menjadi makin resistan.

Selain itu, musim hujan juga menjadi tempat terindah bagi panu, kadas, kurap, dan kutu air untuk singgah di kulit anda. Perhatikan dengan detail segala kelembaban di lingkungan anda. Rajinlah ganti baju sekalipun anda merasa baju itu kering, bebas keringat, terlebih parfum mahal anda masih menempel disana dan sayang untukĀ  digantikan ataupun tercuci begitu saja. Ingatlah harga parfum itu tidak sebanding dengan pengobatan dan juga dengan kesehatan kulit anda. Perhatikan pakaian yang anda pakai. Jika belum kering secara sempurna, jangan digunakan, terlebih jika baunya apek akibat todak kering. Sekalipun anda berusaha menyetrikanya, sensasi lembab itu masih terus menempel pada serat kain anda. Jadi, masihkah anda punya alasan untuk malas mandi sekalipun di musim hujan?

 

Musim Hujan, Bukan Alasan untuk Malas Mandi | Teacalova | 4.5